Home » » MEMBUAT SENDIRI PEREDAM SUARA STUDIO MUSIK

MEMBUAT SENDIRI PEREDAM SUARA STUDIO MUSIK

Written By Muhamad nurdin fathurrohman on Sunday, May 26, 2013 | 12:21 AM

Membuat peredam suara (akustik ruangan) yang baik haruslah dikerjakan dengan benar yaitu yang sesuai dengan kebutuhannya, di Indonesia sudah banyak perusahaan jasa pembuatan peredam suara dengan hasil yang baik, dengan memasang peredam suara yang berkualitas baik maka hasil yang di dapatkan akan mansimal.

Ada tiga fungsi peredam suara yang telah saya rasakan bila kita memasang peredam untuk studio musik, diantaranya yaitu:

  1. Mencegah suara dari dalam agar tidak keluar ruangan.
  2. Mengurangi feedback 
  3. membuat ambience yang sesuai dengan kebutuhan.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentungya kita harus memasang bahan-bahan yang berkualitas dengan harga yang mahal, pada tulisan ini Saya akan menjelaskan cara membuat peredam suara untuk studio musik yang dikerjakan kita sendiri, pengalaman ini Saya dapatkan setelah saya mendapatkan banyak masukan dari beberapa teman yang lebih mengerti tentang peredam suara akustik.

Hasil yang didapatkan dengan cara yang pernah Saya lakukan ternyata scukup memuaskan meskipun masih banyak kekurangan yang penting fungsi dari studio berjalan sebagaimana mestinya, hal ini telah terbukti dengan usia Dinur Music studio yang sudah menginjak enam tahun dan jarang sekali pelanggan studio yang komplain bahkan tetanggapun tidak ada yang mengeluh, mereka menganggap seperti tidak ada anak band yang latihan padahal di dalam studio ada yang latihan. Untuk lebih jelasnya mengenai pembuatan peredam ini silahkan disimak penjelasannya di bawah ini.


Bahan-bahan:
  • Kayu Yang biasa dipakai untuk memasang plapon.
  • Rockwool, adalah material insulation, yaitu bahan yang tahan panas dan dapat menyerap suara. Terbuat dari serat ringan dengan inti berupa batu alam yang disatukan dengan damar panas..
  • Gipsum
  • Karpet.
  • Lem khusus untuk karpet
  • Paku untuk gipsum

Tahapan pengerjaan:
  1. Siapkanlah ruangan kosong dengan bagian atas dicor penuh tanpa jendela dan hanya satu jendela permanen yang tembus ke ruang operator. 
  2. Pasanglah kayu pada seluruh dinding dan langit-langit sehingga membentuk beberapa frame, nantinya rockwool akan diletakkan di dalam frame tersebut jadi buatlah ukuran frame yang tepat agar rockwool dapat diletakkan dengan pas.
  3. setelah seluruh dinding dan langit-langit terpasang frame kayu letakanlah rockwool di dalam setiap frame.
  4. setelah rockwool terpasang tutuplah seluruh dinding dan langit-langit dengan gipsum 
  5. lapisan terakhir yang dipasang adalah karpet, lumurilah belakang karpet, dan gipsum yang telah dipasang pada dinding dan langit-langit dengan lem khusus untuk karpet, lalu diamkan selama beberapa menit sampai lem yang menempel tidak lengket lagi, kemudian pasanglah karpet pada dinding dan langit-langit dengan rapih.
  6. Bila anda kurang suka dengan karpet maka dapat menggantinya dengan bahan lain misalnya wall peaper.
  7. Untuk bagian lantai yang akan dipasang drum set sebaiknya dibuatkan tempat sejenis panggung kecil yang memiliki kaki-kaki yang dipasng karet tebal contohnya seperti pada kaki kulkas yang berguna menahan getaran.
  8. Untuk jendela permanen sebaiknya dipasang dua buah kaca dengan ketebalan 1cm yang dipasang dua lapis pada bagian dalam kusen dan bagian luar kusen dengan bagian tengah dikosongkan, lapisilah setiap pinggiran kaca dengan karet(seperti pemasangan kaca mobil yang dilapisi karet pada seluruh sisinya yang berguna untuk mengurangi getaran suara.).
Demikianlah bahasan Saya tentang cara membuat peredam suara akustik untuk ruangan studio musik, perlu diketahui bahwa cara yang saya jelaskan di atas adalah cara yang sangat sederhana dan tidak dapat 100% meredam suara, tapi meskipun demikian suara yang tembus ke luar masih minim sehingga tidak akan menggangu pendengaran arang yang berada di luar studio.