Home » » CARA MENYETEL/TUNING SNARE DRUM

CARA MENYETEL/TUNING SNARE DRUM

Written By Muhamad nurdin fathurrohman on Wednesday, October 31, 2012 | 11:27 AM

Halo sobat musik di manapun kalian berada, Dinur Studio kali ini akan membahas tentang cara menyetel snare drum, Snare adalah salah satu alat musik bagian dari drum set yang biasa dimainkan oleh drumer, snare ini letaknya paling dekat dengan posisi pemainnya dengan suara yang menonjol diantara yang lainnya yaitu suara paling keras/hight.

Sebuah snare dapat mengeluarkan suara yang khas tak lepas dari komponen komponen pendukung yang melekat pada badan snare, untuk mendapatkan suara yang diinginkan diperlukan penyetelan keseluruhan komponen-komponen pemdukung tersebut.

Untuk menyetel atau tuning snare drum tidak ada patokan yang baku karena suara snare pada setiap kegunaannya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menjadikan berbeda-bedanya suara yang dighasilkan misalnya: jenis musik, karakter pemain, bahan snare yang digunakan, tekhnik memainkan, dan lain-lain.

Pada kesempatan ini Saya akan mencoba berbagi pengalaman Saya selama berkecimpung dalam usaha studio musik, mudah-mudahan semua yang Saya jelaskan dapat bermanfaat bagi para pembaca yang ingin menambah ilmu dalam hal penyetelan snare drum.

Semua yang saya jelaskan di sini hanyalah bahasan kecil dari sekian banyak cara menyetel snare drum, jadi mungkin saja ada cara lainnya yang berbeda dengan cara yang akan Saya jelaskan di sini.

Pada penyetelan snare ini ada beberapa bagian komponen snare yang harus diperhatikan agar hasil yang didapatkan maksimal, diantaranya yaitu:
  • kulit bagian atas/top head
  • kulit bagian bawah/bottom head
  • per/pegas yang terletak di bagian bawah snare

Tahap-tahap penyetelan
  1. Hal pertama-tama yang pasti dipasang adalah kulit snare bagian atas atau head, pastikan ukuran head sama dengan diameter snare.
  2. Setelah head dipasang pada snare pasanglah ring snare, lubang baud pada ring harus sejajar kedudukannya dengan lubang baud yang terletak disisi luar snare karena kalau tidak sejajar maka kita akan kesulitan untuk memasang baud pengencang.
  3. masukkan satu persatu baud pengencang pada setiap lubang pada ring lalu putar ke arah kanan baud tersebut dengan jari kita, pada tahap ini baud masih longgar sehingga masih mampu diputar oleh jari kita, berhentilah memutar baud bila terasa sudah kencang, pada tahap ini kulit snare(head) belum kencang benar dan dapat dilihat pada permukaan head masih ada bagian yang mengkerut.
  4. Setelah seluruh baud masuk ke tempatnya siapkanlah kunci shok khusus untuk snare, mulailah memutar satu persatu baud pada ring dengan cara menyilang yaitu bila kita telah mengencangkan satu buah baud maka dilanjutkan dengan mengencangkan baud yang ada di seberangnya, hal ini untuk menjaga agar kulit head tidak tertarik oleh satu sisi baud saja.
  5. Apabila seluruh baud sudah kencang dan tidak ada lagi kerutan pada kulit snare maka tahapan berikutnya adalah menguji kekencangan permukaan kulit snare, caranya adalah dengan menekan-nekan pinggiran head yang berdekatan dengan baud, seharusnya tekanan head pada setiap sisi adalah sama, jika ada yang berbeda maka aturlah supaya sama dengan memutar baud pengencang ring.
  6. Inilah tahapan yang dapat menentukan suara yang dikeluarkan oleh snare, sobalah mainkan snare dengan stik drum dan rasakan apakah suaranya sesuai dengan selera kita atau tidak, bila telinga kita belum terbiasa membedakan suara snare mintalah seorang drumer untuk menganalisanya, untuk meninggikan suara adalah dengan mengencangkan baud pada ring dan untuk menurunkan suara sengan melonggarkan baud ring tersebut, pada saat memutar baud lakukanlah dengan sedikit putaran pada masing-masing baud, jangan mengandalkan bagian baud tertentu saja untuk mendapatkan suara yang diinginkan karena akan membuat bagian tersebut menjadi mengkerut.
  7. Selain head, kulit snare yang terletak di bagian bawah juga harus distel, caranya mirip dengan pennyetelan untuk head hanya saja untuk menguju suara yang keluar bagian yang terkena stik drum adalah bagian head, untuk kulit snare ini pamasangannya harus hati-hati karena terbuat dari bahan yang tipis sehingga mudah robek, jadi janganlah terlalu kencang saat memutar baud pengencangnya, bila permukaannya telah rata maka berhentilan memutar baud.
  8. Terakhir yang tak kalah pentingnya adalah penyetelan per yang letaknya berdekatan dengan kulit snare bagian bawah, per inilah yang membuat suara snare menjadi nyaring, maka bila kita menginginkan suara yang keluar berkualitas sangat nyaring maka usahakan letak per ini sedekat mungkin dengan permukaan kulit snare bagian bawah dan selalu dalam keadaan tegang.